WELCOME TO OUR LITTLE KITCHEN....

Hi Friends...
Feel free to try my all Recipes from our Kitchen,just go to another site,Multiply "Me,My Family and Our Life Story".
If you have any problem or question,just send me Personal Message or Email..I will be happy to Reply and Answer your Question..

All the foods here the results of my small kitchen or homemade by Me ...
For the cake or Cookies, this is the first time I've made, the results did not disappoint, crisp and very tender..Alhamdulillah...And it's not difficult, believe me ...

I have three small children still need attention, can make it...which is important to try But,if you will share my Recipes to any body..

Please put my Name or link original Recipes.
Thanks and Happy cooking


********************************************************************************************************************************************************************************************************
********************************************************************************************************************************************************************************************************

SALAM KENAL DARI KAMI ...
Silahkan mampir dan silahkan di lihat-lihat Resep dari dapur kami,jika tidak menemukan Resep terbaru disini,silahkan lihat di Blog kami yang satu lagi
"Me,My Family and Our Life Story".
Smoga isi Blog ini bermamfa'at buat Semuanya dan Isi yang ada disini Tidak untuk di perjual belikan,apalagi ada yang memamfa'atkan dengan seenak jidad tampa memikirkan karya orang lain dan mau mengambil jalan pintas dengan meng Copy Paste Resep dan Gambarnya untuk di Bukukan dan dijual di Pasaran.

Jika Kalian menggunakan Resep yang ada disini,Tolong cantumkan Sumber Asalnya...
Karna Terus Terang Resep yang ada disini kebanyakan Resep Asal yang menyesuaikan selera lidah Keluarga dan resep dari turun temurun dari Keluarga,walaupun ada Resep hasil ngegoogle atau Nyontek punya orang lain,itupun sudah di Modification sesuai Selera cita Rasa lidah Yeni Murty's family.

Jadi...
Buat yang penggemar
MALING GAMBAR,Tolong izin terlebih dahulu dengan si Pemiliknya,My Email Adress : yenimurty@yahoo.com
Ma'af Aku tulis begitu,karna Sudah terjadi ada yang menyalah gunaan Photo Resepku tampa sepengetahuanku.

Selamat Mencoba,smoga bermamfa'at dan berkesan.
Salam dari kami.
Yeni Murty's Family

COPYRIGHT
ca
Creative Commons License
All Photographs and Original Recipes by Yeni Family's Kitchen is licensed under a Creative Commons Attribution 2.5 Canada License.
Permissions beyond the scope of this license may be available at yenimurty@yahoo.com.

Showing posts with label tulisan. Show all posts
Showing posts with label tulisan. Show all posts

Thursday, August 28, 2008

Akankah Duka & Pahit itu menjadi Maniss..??

Akhirnya.... Bulan Agustus tiba,akankah bulan ini benar-benar akan menjadi milik Kami ,awal dari kebahagian serta Menghapus Duka dan Pahit itu menjadi Suka dan Maniss atau sebaliknya.. ???

Ternyata Impian dan Harapan buah dari Kesabaran dan Keihlasan itu,kini benar akan menjadi Nyata ..yang dulu Terasa pahit dan Duka,berangsur menjadi Manis dan semakin Maniss..
Bulan Agustus benar-benar Rezeki Kami,Tiga Universita
s menawarkan dengan fasilitas yang lebih dari Cukup,salah satunya Universitas yang sekarang Tempat Suami Sekolah ini,Profnya sanggup memberi uang buat Suami sekolah sampai selesai S3.
Suami bekerja sebagai RA (R
esearch Asisten) di NRC (national Research Council Canada)  dan TA (Teaching Asisten) di Universitas Ottawa.

Waktu itu,Profnya menel
pon langsung ke Apartement kami menanyakan apa benar Suami serius ingin pindah Universitas dan memintak kepastian apa benar mau Pindah ke Ottawa,sa'at itu Saya yang angkat Tlp..sangking senang ,haru dan bahagianya Aku ,tak terasa kalo air mataku menetes,serasa tak percaya dan tak henti-hentinya aku mengucap syukur Kepada Nya.

Setelah kututup Tlp,aku
menangis sepuas-puasnya,menangis bukan karna aku sedih mau meninggalkan Kota kecil itu,Tidak sama sekali..malah aku bersyukur pergi dari Kota Kecil itu,melainkan tangisan ku itu adalah ungkapan kebahagiaku yang tak bisa aku tahan,rasanya waktu itu tak bisa menahan untuk menceritakan dan memberi tahu ke Suami sampai menunggu Suami pulang kuliah.

Keesokan harinya,Suami Telpon balik ke Prof itu dan tampa pikir p
anjang kita putuskan pindah Ke ottawa,alasan Kami masih diwilayah Canada dan yang pasti transportasinya juga ngga begitu banyak,jadi cukuplah uang yang kami punya untuk Pindah kesana.

Sa'at itu hanya ada sedikit Uang simpanan dan uang Tabungan Coin Tasya sekitar 600$ dan tambahan dari kami Garage Sale barang-barang kami,Alhamdulillah terkumpul dan cukuplah semua uang yang kami punya buat Ongkos  dan Uang makan selama sebulan Di Ottawa serta buat Bayar Apartement.


Dua minggu Setelah Ulang tahun gadis kecil kami,Kami pindah ke ottawa dan kami buktikan ke Prof suami dan Teman-temannya yang lama bahwa kami Mampu dan kami Bukan orang bodoh yang ngga ada lagi orang yang mau menerima selama dua bulan mencari sekolah dengan mintak biaya dari Mereka.

Akhir Agustus 2005 (29092005) ,kami putuskan untuk meninggalkan Kota kecil itu yang penuh kenangan Pahit & Duka dan pindah ke Ottawa dengan menggunakan Transportasi darat selama 18 jam perjalanan.

Tiba di Ottawa,kami tinggal di Apartement yang kami Tempati sekarang,Tidur di ruang Tamu tampa bantal apalagi kasur diantara Tumpukan Kardus dan Koper bawaanan kami,sampah yang berserakan serta Debu yang beterbangan,karna sa'at itu masih ada Orang yang tinggal di apartement kami yang  segra akan pindah dan Kami yang menggantikannya tinggal disana,tapi walaupun begitu hanya yang terasa adalah kebahagiaaaa.....

Kini Tempat itu,sudah diisi dengan sedikit Barang milik hasil beli kami Sendiri,walaup
un tak berkualitas dan diisi tawa canda dua buah hati kami Tasya & Hafiz,Mereka berdua inilah yang membuat suami Tegar,kuat dan Semangat.

Alhamdulillah...alhamdulillah.. dengan berjalannya
waktu Kehidupan kami lebih baik bahkan sangat lebih baik dibanding hidup Di Fredericton,Pahit itu berangsur-angsur pulih dan menjadi manis dan manis,mungkin inilah Hikmahnya dari Rasa Syukur dan menerima kejadian yang diberikan Alloh kepada kita.

Seandainya saja kami masih di Sana,mungkin kehidupan kami ngga akan seperti ini dan mungkin tak mampu untuk membeli barang bagus seperti Orang lain.

Mudah-mudahan hanya sebatas itulah kenangan Pahit kami dan kami akan ingat sampai kapan pun juga dan Kami akan buktikan kepada dunia dan suatu sa'at nanti dengan Prof Suami serta Teman-temannya yang di Fredericton bahwa kami juga bisa Sukses.

Begitulah Pengalaman Hidup Kami,ingin seperti orang lain dan ingin Sekolah Tinggi dengan bersusah payah,banting tulang dengan Modal Otak dan pikiran
demi uang buat Bayar Sekolah.

Sekarang...Kami Legaaaaaa dan bisa bernapas,perjuangan itu tinggal Selangkah lagi,Suami tinggal satu kali Ujian lagi (last) dari Tiga ujian yang dipersyaratkan untuk menyelesaiakan S3 nya,insya Alloh Ujian yang Terakhir  Bulan Desember,Do'ain ya mudah-mudahan suami Selesai Akhir tahun ini atau paling lambat Awal Tahun depan.

Dan kini,Duka dan pahit yang selama ini aku Rasakan semakin hari semakin Manis dan Manis serta dibumbu dengan Cinta dan Kebahagian dari Apartement kami yang kecil ini.

Tamat...

Makasih ya Temans,sudah sudi mendengar Curhatku,dan jangan Bosan-bosan mendengar keluh kesahku,karna aku akan merasa Ringan dan Lega jika unek-unekku keluar dan berbagi,I Love U all,muachhh...

Inti dan Kuncinya : Jangan pernah mengeluh dan Putus asa,syukurilah apa yang diberikanNya kepada kita,karna percayalah semua itu banyak hikmahnya yang kita dapat.

Pesan buat Ibu-Ibu : Yang Mendampingi suami dalam Hal dan Tugas dalam bentuk apapun,Tetap Tegar,kuat dan semangat,karna Istri adalah kunci Kesuksessan dan Keberhasilan suami.

NOTE : Hanya sharing sebuah Pengalaman Pahit jauh dari Ortu,Saudara dan tanah Air dalam mendampingi Suami menimba Ilmu,jadi kesimpulan dari keTiga Tulisanku adalah tidak gampang ingin menggapai sukses,perlu perjuangan yang berat dan pahit.

Smoga membukakan mata hati serta pikiran Orang-orang yang slalu berpikir bahwa hidup Di LN itu Banyak uang dan Kaya Raya,tapi tidak semua mempunyai Pengalaman Hidup dan kehidupan seperti Saya.
Smoga bisa diambil Hikmahnya Pengalaman dari Seorang Istri Student.

TULISAN TERKAIT :
Pahitnya Ingin Hidup Seperti Orang..
Duka Seorang Istri Student.
Menjelang Lima tahun Gadis Kecilku..

Tuesday, August 26, 2008

Pahitnya ingin Hidup Seperti Orang..

Terima kasih banget sama Teman Semua yang sudah meluangkan Waktu membaca & Merespon Curhat ngga Pentingku ini,buat yang ngga ya ngga apa-apa,mungkin alasan Mereka karna mereka tak punya Nasib pahit & Duka Seperti Saya Dan mungkin Banyak juga Contacku yang tertawa dan bahagia membaca tentang Kehidupan kami.
Buat yang masih mau Baca silahkan,ini Lanjutannya Tulisanku Kemaren,...

Bulan Agustus 2004 tiba,bulan ini adalah bulan yang ngga akan kami lupakan dalam sejarah hidup Kami,yaitu bulan kelahiran Anak Pertama kami (Tasya) ,cerita tentang rencana Ultah pertamanya yang Cuman ada uang 5$,bisa dibaca Disini, Nahh..itulah cobaan kami yang Kedua.

Dengan berjalannya waktu,kehidupan kami bisa bertahan dan semakin stabil dan begitu juga kuliahnya Suami berjalan seperti biasa ,walaupun kadang ketidak cocokan dan kesalah pahaman itu sering terjadi dengan Profnya.
May 2005,rencana ujian Compre suami yang pertama kali akan dilaksanakan,Suami sudah berusaha semaksimal mungkin agar hasilnya tak mengecewakan,suami belajar dan belajar yang terbaik dan ini sudah cukup lebih baik dimata Saya dan juga suami Rasakan.
Ujian Compre sudah didepan mata,Baju untuk Suami pakai sudah aku siapkan untuk Suami pakai,aku ingat waktu ituu..

Sehari sebelum Ujian Compre
dilaksanakan..
Suami latihan dulu dengan Prof dan beberapa Temannya ,ternyata apa yang suami Lakukan selama ini Sia-sia belaka,setelah latihan itu dilaksanakan,suami dipanggil keruangan Profnya dan Profnya dengan tampa alasan berkata dengan seenak jidadnya kalo ujian keesok harinya dibatalkan.
Suami benar-benar Kaget dan diluar Dugaan itu terjadi,karna apa yang suami lakukan sudah lebih dari Cukup dan apa pertanyaan yang Mereka berikan suami sudah jawab dengan sebenarnya,Kalo memang suami Bodoh dan tak punya Otak untuk berpikir,kenapa kami mesti sekolah di LN dengan biaya sendiri mengandalkan Otak untuk mencari uang buat sekolah,tapi suami tabah dan ihlas menerimanya walaupun hati kecil tak menerima dan pengen Menuntut keadilan,tapi biarlah kita yang mengalah dan Hanya Alloh yang tau siapa yang berhak dan siapa yang benar.

Dengan lemas dan kecewa Suami p
ulang menceritakan itu ,sambil berlinang airmataku ,kucoba menenangkan dan memberi keyakinan hati suami walaupun aku juga tak sanggup menahan sedih menerima keputusan itu.

Satu minggu setelah Ucapan Profnya itu keluar,Suami dipanggil lagi untuk yang ke Dua kalinya,kita pikir panggilan ini akan ada khabar baik tentang jadwal ujian Compre Suami,tapi betapa Kecewanya  suami.

Sa'at itu Suami disuruh ambil keputusan,pilih diantara dua...
Tetap dengan dia dengan syarat turun tingkat ke S2,alasannya dia ngga punya uang lagi buat ngasih suami sampai menyelesaikan S3 yang masih satu tahun kedepan lagi,sedangkan kalo turun ke S2 dia masih ada uang sampai akhir tahun 2005 ATAU cari Prof lain,jika masih mau meneruskan S3, itupun hanya dikasih waktu satu  minggu.
Dua pilihan itu benar-benar sulit untuk dipilih,mana mungkin kita ambil S2 lagi,sementara suami sudah punya Ijazah S2,sementara mencari Prof dengan waktu satu minggu,itu sudah ngga mungkin ,karna kita mencari sekolah bukan mengandalkan uang kita Sendiri,melainkan Otak yang bekerja membantu Prof demi uang buat Hidup dan bayar uang kuliah.

Hari-hari kami penuh dengan pikiran ketidak pastian,ingin rasanya pulang ke indo sa'at-sa'at itu juga,tapi Uang ngga ada buat ongkos.
Akhirnya kita menerima dengan ihlas dan kita jalani Kehidupan dengan keterpaksaan,kita putuskan tetap dengan Dia dan turun ke S2,itu kami lakukan hanya untuk mempertahankan Hidup dan mencari-cari Sekolah Gratis,hampir semua Universitas di Dunia kita Apply dan menanyakan apakah mereka butuh Student untuk Phd dengan Biaya dari Mereka serta berusaha menghemat dan mengumpulkan uang buat biaya transportasi jika memang nanti kita harus keluar dari Kota kecil itu.

Suami Rela bekerja sebagai Pemotong Rumput,satu minggu sekali dibayar 20$,itu pekerjaan  tak pernah ada dibayangan suami,mudah-mudahan bekerja seperti itu adalah buat yang pertama dan terakhir suami lakukan.
Begitu juga dengan Aku,Suami tak pernah pernah terlintas dipikirannya mengizin
kan aku Kerja,tapi waktu itu suami izinkan aku jika memang mau kerja dan meninggalkan Gadis kecilku,tapi alhamdulillah itu tak sampai terjadi.
sa'at itu semua rela kita lakukan demi mempertahankan hidup....

Bulan Mei 2005 inilah cobaan yang besar dan cukup luar biasa yang kami Terima, dengan sabar,ihlas dan lapang dada,serta bersyukur kami menyadari mungkin inilah awal kehidupan kami akan menuju bahagia.
Sedih,menangis,ngga napsu makan itulah yang kami rasakan ,sampai-sampai badan Kurus,ternyata hidup ini benar-benar Pahit..

Alloh itu tidak Diam,Dia memang maha Adil dan maha mendengar Do'a kita serta mengetahui kesusahan dan kesulitan hambanya,Dua bulan Suami cari sana sini dan melamar sana sini sekolah untuk meneruskan S3 nya,sampai-sampai sehari itu 5 s/d 10 Universitas dia Masukin Application.
Alhamdulillah semuanya di balas dan di Respon dengan baik dari berbagai Universitas di Dunia,Universitas yang Suami masukin / Lamar itu 90 % memberi jawaban yang Bagus dan semua itu hampir tempat kami menyandar mencari arti kehidupan demi merubah nasib,tapi sayang mereka cuman mampu memberikan uang biaya sekolah tidak sepenuhnya,sedangkan kita menginginkan Biaya sekolah utuh dari Mereka.

Awal Agustus 2005,dua minggu sebelum Ultah Gadisku yang ke Dua,apa yang kami Harapkan ,kini menjadi kenyataan dan  Rezeki itu datang,Alhamdulillah....
Bersambung...

Note : Ternyata ingin menggapai kesuksesan & Keberhasilan itu ngga mudah ya,penuh perjuangan dan rela menahan Pahit dan Kecewa.

Cerita sebelumnya  Duka Seorang Istri Student.

Sunday, August 24, 2008

Duka Seorang istri Student..

Desember akhir 2003,bertepatan pergantian Tahun Suami berada di Pesawat dengan tujuan ke sebuah Kota kecil di Canada,yaitu Fredericton untuk menimba Ilmu melanjutkan S3 nya.
Tempat inilah Suka duka awal yang akan kami rasakan untuk yang pertama kali dalam Berumah tangga hidup berjauhan yang dipisahkan beribu-ribu pulau.

Empat bulan Hidup berjauhan sebagai suami istri ini adalah cobaan yang luar biasa,apalagi seorang Ibu muda yang punya bayi dan masih punya Emosi tinggi karna Pasca melahirkan.
Tapi itu bukan suatu masalah besar,alhamdulillah bisa dilewati cobaan itu...

Genap Empat bulan suami di Kota kecil itu,dengan Hidup sehemat-hematnya demi menjemput Aku dan Gadis kecilku,akhirnya dengan kuasa yang diatas dan izin ortu serta Saudara.
Awal mei 2004,suami  Tiba lagi di Tanah air menjemput Aku dan gadis kecilku untuk menemani hari-harinya di Negara orang demi mencapai sebuah Harapan & impian.

Tanggal 24 Mei 2004 Adalah tanggal yang kami putuskan untuk pergi meninggalkan Tanah air dan Hijrah ke canada.
Perjalanan Kami,dari Jakarta terbang ke Kuala lumpur dan dilanjutkan ke Toronto dan berakhir di Kota tujuan,yaitu Fredericton yang mana perjalanan total nya memakan waktu 28 jam diudara.

Toronto adalah Tempat yang pertama kali aku dan gadisku menghirup udara dan Kehidupan asing,sa'at pertama merasakan Dingin dan angin Kencang yang begitu menusuk dikulit,karna waktu itu belum memasuki musim Summer.
Aku tak pernah bermimpi, berkeinginan untuk pergi keluar negeri jauh dari Ortu dan saudara,tak pernah terpikir dibenak masa Remaja disa'at pacaran dengan suami.

Mungkin sepintas orang berpikir,bahwa hidup di LN banyak uang dan kaya Raya,mungkin itu benar..
Tapi tak begitu dengan saya,seorang istri Student yang mengandalkan Uang buat Makan,bayar Apartemet dan bayar Uang sekolah dari Hasil TA (Teaching Asisten) dan uang hasil Bantu-bantu Profnya Suami.

Kini,Lebih kurang 4 tahun hidup kami jauh dari Ortu dan saudara,4 tahun juga kami merasakan suka duka hidup di Negara asing yang berbeda bahasa,tata karama dan keyakinan.
Hidup seperti ini,siapa yang mau..Siapa yang mau menerima Nasib menjadi Istri Student yang tinggal jauh dari Tanah air,jauh dari Ortu,Keluarga dan Sanak saudara.
Suka duka di rasakan sendiri,tak ada sanak saudara untuk memintak tolong dan berkeluh kesah mendengarkan cerita Suka apalagi cerita Duka.
tapi itulah nasib manusia,kita hanya memintak,berencana dan Alloh lah yang merestui dan menentukannya,dan kami bersyukur mungkin inilah rezeki , jalan dan Garis Hidup kami..

Fredericton Kota yang penuh Kenangan pahit..
Satu tahun 3 bulan kami di sana,di sebuah kota kecil yang damai serta jauh dari kehidupan Ramai,disanalah Tempat  kami  mulai merasakan pahit Getirnya hidup Berumah tangga yang jauh dari Ortu dan sanak Saudara,Tapi kami sangat besyukur dan benar-benar beruntung karna tempat kami Tinggal / Tuan rumah kami orangnya baik dan sangat pengertian,serta punya Tetangga disekitar tempat tinggal yang baik,mereka menyukai Kami,khususnya Tasya dan ada beberapa Keluarga Orang Indo disana yang baik dengan kami.

Satu bulan aku disana,cerita kehidupan Kami dimulai,aku sakit..mungkin stress atau karna penyesuaian cuaca,aku ngga tau,pokoknya perasaan badan menggigil kedinginan...
Mana waktu itu kita belum ada Insurance buat Berobat,karna suami masih mengurus persyaratannya buat Apply Insuran,sedangkan mau berobat biaya berobat mahal jika tampa insurance,mana uang serba pas-pasan.
Hanya yang dilakukan sa'at itu menahan sakit,menangis dan ingat ortu,Hikss..hiks..hiks..
Akhirnya satu minggu aku tahan tampa pengobatan,akhirnya dengan terpaksa pergilah kita ke Clinic diantar Tuan Rumah kami dengan bayar tampa insurance dengan menghemat uang Belanja kebutuhan dapur kedepan.

Syukur Alhamdulillah,Tuan Rumah kami begitu mengerti dan baiknya,padahal kami baru satu bulan kenal dan tinggal disana,Suami diberi uang 25$ untuk tambahan nebus Obat karna waktu itu biaya penebusan obatnya sekitar 100$,dia tau kalo kami ngga punya uang.

Sehari setelah ke Clinic dan minum antibiotik,aku sembuh seperti semula,lewatlah Cobaan yang pertama ...
Ini baru sekilas pengalaman Pahit Kami tinggal jauh dari Ortu.

Nanti akan Saya lanjutkan lagi dengan pahit yang sepahit-pahitnya cerita kami mengapa sampai pindah di Ottawa ini.Bersambung....

NOTE : Hanya sharing sebuah Pengalaman Seorang Istri Student yang jauh dari Tanah Air,tapi...
Mungkin tidak semua istri Student dan Orang yang Tinggal di LN punya pengalaman pahit seperti Saya..

Wednesday, August 20, 2008

"(Bapak) Bapakku Sayang..Bapakku yang Malang.."

Hampir Empat tahun aku tak pernah melihat dan menyentuh muka tua yang Ceria dan sudah mulai sedikit Keriput itu.
Kupandangi tembok Apartement kami,semakin terbayang jelas akan sosok seorang laki-laki yang kurindukan itu.
Dia Adalah seorang laki-laki yang Tegar dan menjadi Teladan serta panutan bagi Kami,bahkan bukan hanya Bagi Kami ,melainkan dari Saudara-saudaranya dan Masyarak juga di Kampung Kami,Siapa  laki-laki itu,Dia adalah Bapakku ,benar dia Bapakku ...

Kembali ke cerita tentang Kehidupan Bapakku...
Cerita dan punya cerita yang terdengar di Telinga kami dan terlihat oleh mata kami Anak-anaknya,Bapakku  Anak ke Tiga dari ke Enam bersaudara,Masa Remajanya Bapakku,tak begitu Bahagia seperti orang lain,karna Bapakku di Usia kurang lebih 12 Tahun,Ibunya meninggalkan Bapak dan Saudara-saudaranya untuk selama-lamanya.
Dari itulah Kehidupan Bapak ku dimulai,Bapakku terlahir dari Keluarga yang berjiwa berdagang,walaupun sebenarnya Bapak dari bapakku atau kami panggil Kakek adalah Seorang Guru,tapi itulah sisilah asal dan akan kembali ke asal.
Terlihat dan terbukti diantara ke Enam anak Kakek tiada satupun yang menjadi Guru,melainkan semuanya menjadi Pedagang dan berbisnis.
Salah satunya Laki-laki ini,Bapakku...

Semenjak kepergian Nenekku ,Kakekku menikah lagi dan pergi meninggalkan Anak-anaknya yang masih kecil-kecil,maka Hiduplah ke Enam bersaudara ini dengan bercerai berai,banting tulang untuk mencari sesuap Nasi demi menghilangkan rasa lapar.
Tapi tak begitu dengan Bapak,Bapak tidak Hidup sendiri,pergi atau menjauhi Saudara-saudaranya atau istilahnya yang penting aku senang dan kenyang.
Bapak malah menjadi Tulang Punggung dari Adik-adiknya,walaupun kenyataannya dia bukan Anak tertua,karna kedua kakak diatasnya sudah menikah dan meninggalkan Mereka,maka Bapaklah yang mengasuh dan mengurus Adik-adiknya dengan banting Tulang kerja mencari uang buat Makan,salah satunya kerjaan Bapak masih kecil adalah menangkap ikan.

Hasil tangkapan itulah dijual, buat membeli kebutuhan Sekolah dan kebutuhan sehari-hari Bapak dan kedua Adiknya.
Hari-hari terlewati,sampai akhirnya Bapak bisa berbisnis dan semakin Tegar dan semakin kuat serta semakin jaya dan bertambah pula Rezeki Bapak,sampai akhirnya mereka tumbuh besar dan Adik Prempuan dibawah Bapak menikah,maka berkuranglah salah satu Beban Bapak.

Dengan berjalannya waktu,Bapak Tumbuh menjadi Remaja yg cukup mapan,Tegar,kuat serta mandiri.
Sampai tiba sa'atnya Bapak sudah merasa siap dan mapan dalam segala halnya,akhirnya Bapak berkeinginan untuk Menikah seperti Orang lain ..

Wanita yang dinikahi Bapak adalah seorang Wanita Desa yang cantik dan lugu,yang terpaut 7 Tahun usianya,Dia adalah Ibuku,yang melahirkan,membesarkan dan memberi Asi Kami enam bersaudara...
Sa'at Bapakku melamar Ibuku,Kedua orang Tua ibu tak merestuinya...
Bapakku di hina dan di caci,alasan Mereka karna Bapakku orang Susah dan hidup membesarkan serta membiayai Adiknya,orang tua ibuku tidak mau melihat anaknya Sengsara,sebenarnya benar juga alasan kakek nenek / Ortu ibu.
Tapi,Bapak tak pernah menyerah dan bapak bertekad juga untuk menikahi Ibu,akhirnya walaupun Tampa restu 100 % dari kedua orang tua ibu,Bapak dan Ibu menikah juga.

Dengan berjalannya waktu,Kehidupan Bapak setelah menikahi Ibu semakin Jaya...
Bapak mampu membahagiakan Ibu,menghidupi dan membuktikan kepada ke Dua mertuanya,bahwa anak Gadisnya tak dibuat sengsara seperti yang mereka pikirkan,akhirnya Bapak bisa juga di terima 100% di keluarga Ibu.

Sampai akhirnya kehidupan Bapak benar-benar sukses,Bapak mulai terjun ke Bisnis ,jual beli Kopi,Cengkeh dan Tembakau dan mampu membeli Mobil,Motor danau,punya penggilingan Padi dan Kopi yang waktu itu belum ada yang punya dan Bapaklah yang Pertama Punya.
Buat Kesibukan Ibu dirumah selain mengurus Kami,Bapak  bikinkan Toko yang isinya serba ada,serta mampu menyekolahkan Adiknya yang bungsu sampai menikahkannya dengan Pesta besar-besaran.

Di sa'at jaya-jayanya Kehidupan Bapak dan Ibu,permasalahan dan Cobaan dalam Keluarga mulai datang,Bapak mulai ikut Permainan Haram ( Berjudi) dan pulang Pagi.
Aku masih ingat waktu itu,karna aku sudah mulai mengerti...

Jika ingat itu,Aku sedih...
Bapak selalu di salahkan Ibu,setiap pulang pagi,Ibu tak pernah membukakan pintu dan bukan hanya itu,makan,minum dan pakainnya pun Ibu tak pernah hirau dan sajikan lagi di meja makan,tapi apa yang ibu lakukan itu semuanya benar,alasan Ibu agar Bapak sadar dan mengerti kenapa Istri dan anak-anaknya memperlakukan seperti itu.

Pernah suatu hari Bapak beli Ikan yang sangat Besar,Ikan itu sampai membangkai karna Ibu tidak mau menyentuhnya apalagi memasaknya,alasan Ibu karna uang membeli Ikan itu adalah hasil yang tidak Halal.
Dan pernah juga Bapak pulang mau Makan dan semua makanan tidak ada di rumah karna sengaja di simpan Ibu,akhirnya Bapak makan di Rumah makan di depan rumah kami.

Sampai Akhirnya perlakuan Ibu itu disadari oleh Bapak dan mungkin juga Bapak sadar apa yang iya lakukan itu juga ngga benar,lambat laun Bapak berubah dan Alhamdulillah sampai sekarang itu tidak terulang lagi.
Malah sekarang Bapak benci bila melihat orang yang bermain Judi.

Sekarang...
Bapakku tak sekuat dan sejaya dulu lagi,Roda kehidupan memang berputar..kadang di atas  dan kadang dibawah,sa'at sekarang ini Roda yang diatas pernah Bapak miliki,kini sudah milik Orang lain,hanya yang tertinggal kenangan saja.

Bapak adalah contoh dan Teladan bagi kami Anak-anaknya,Saudara dan Keluarga..

Hikmah yang kami Anak-anaknya bisa ambil dari Pengalaman Bapak adalah :
1. Jiwa Mandiri,sabar,tegar dan kuat
2. Berusaha keras demi merubah hidup
3. Adil dan berjiwa sosial
4. Mensyukuri apa yang telah diberikan Nya.
5. Menyadari dan mengoreksi diri,yang mana benar dan yang mana salah

Itulah sekilas cerita Tentang Bapakku,Semakin aku mengingat dan merangkai Tulisan ini,semakin kangen,ingat jelas dan berurai air mataku akan Laki-laki itu.
I Love You Bapak..,I miss U..

Anakmu yang slalu menyayangi dan merindukanmu.
Yeni

NOTE :
Tulisan ini Untuk yang pertama kali aku ikutan Event Menulis yang akan aku Persembahkan buat Elly (Menulis Tentang Bapak,Yuk!) 
yang sebentar lagi Bapaknya berulang Tahun.

Kamus Bahasa Lampung :
Bapak  : Bak
Ibu      : Mak
Nenek : Tamong
Kakek : Kajong

Wednesday, August 13, 2008

Menjelang Lima Tahun Gadis Kecilku..

Tak Terasa waktu berlalu,tinggal beberapa hari lagi Gadis kecil kami berulang tahun yang ke Lima ,seperti biasa tiada Pesta dan tiada yang istimewa  akan Kami berikan sebagai orang tuanya di hari Ulang Tahunnya yang tinggal beberapa hari lagi,Hanya do'a,ucapan selamat dan Keinginan serta permintaannya,selagi kita mampu memberikannya,hanya itu yang sa'at ini kami berikan.(BELUM SEKARANG LO ULTAHNYA)

Semasa kecilnya,Gadis kecilku begitu Bahagia,walaupun totalnya mungkin hanya 2 bln bersama Papanya,karna sa'at pengantin baru Suami masih menyelesaikan S2 nya di Kuala Lumpur dan sampai Lahirnya tasya.
Lahirnya Gadis kecil kami,bersamaan dengan keluarnya Surat keputusan pernyataan Lulus Suami dari Universitasnya,Engkau memang membawa Rezeki anakku.

Gadisku berumur Dua minggu,suami harus balik menyelesaikan studynya dan pulang lagi ke indonesia sa'at Gadisku berumur 2,5 bulan.
Tepat umur 3 bln,suamiku dapat Surat bahwa dia Terima sekolah S3 di salah satu Universitas di Canada,hanya  ditemani 1,5 bln dan suami langsung terbang lagi Ke Canada meninggalkan aku dan Gadisku,sebenarnya berat banget untuk melepaskannya.
Bisa di bayangkan betapa Repotnya seorang Ibu muda mengasuh anak Bayi,tapi semua itu bisa terlewati.
Dengan cara sehemat-hemat mungkin suami menabung di Negara Orang, demi Aku dan gadis kecilku dan demi kami bisa bersatu,Alhamdulillah Empat bulan suami di Canada,biasa menjemput kami Berdua.

Kini hampir empat tahun kami di Canada,Membesarkan Gadis kecil kami (Tasya) yang kami bawak dari Indonesia masih Umur 9 bln.
Sa'at itu,Gadis kecil kami masih gadis kecil yang Mungil dan Lucu..
Dengan meninggalkan Keluarga ,Tamung (Nenek),Kajong (kakek),Oma dan Opa yang masih sayang-sayangnya dan slalu ingin Bersama Gadis kecil kami Tasya, kami memutuskan untuk berangkat ke Canada demi Masa Depan Keluarga Kami.

Tak terbayangkan sa'at itu,betapa Sedihnya hati Keluarga,terutama Mertuaku,karna Tasya adalah Cucu Pertama,apalagi di Keluarga Suami anak mertua hanya ada Satu yang Prempuan dan yang lainnya Laki-laki.
Tapi demi merubah Hidup dan yang pasti untuk masa Depan kami,Terutama buat Anak-anak kelak,akhirnya kami Hijrah ke Canada.

Kota Tujuan kami adalah Fredericton,salah satu kota kecil di Canada..
Orang asli sana,begitu bersahabat dan rasa kekeluargaannya sangat dalam,terbukti dengan beberapa tetangga yang tinggal disekitar Tempat tinggal kami begitu baik.
Kotanya pun Nyaman,bagus buat kita yang ngga suka kehidupan kota Besar.

Tiga bulan kami di Sana,gadis kecilku berulang tahun,disana lah / dikota kecil itulah,Ulang tahun yang Pertama gadis kecil kami...

Detik-detik hari sebelum Ulang Tahunnya gadis Kami..
masih teringat dan terbayang dipikiran kami dan slalu akan jadi Kenangan,sa'at itu kita punya rencana dari jauh hari untuk ulang tahunnya dengan mengundang beberapa keluarga orang Indonesia di sana buat Makan-makan di Pizza Hurt.
Tapi rencana ya tinggal rencana dan semua itu Tuhan yang mengaturnya,Planning itu Gagal dan hanya ada Pesta di Rumah dengan menyiapkan seadanya makanan buat Teman-teman di sana yang datang.

Apa yg menyebabkan rencana itu Gagal,Mungkin Kalian tak percaya...
Di Account Tabungan Suami hanya ada uang 5$,bayangkan itu...
Bagaimana seandainya,kami diusir dari Canada dan hanya ada Uang segitu..??

Tak ada saudara,apalagi Keluarga dekat untuk memintak Tolong,tak seorang pun tau itu,tapi mungkin Tuhan mau memberi jalan dan Cara lain dengan Kami,alhamdulillah dan bersyukur di kulkas semua Bahan ada buat dimasak ulang tahun Gadis kecil kami,karna beberapa hari sebelumnya kita baru belanja keperluan dapur.
Maka pesta sederhana itulah yang mampu kami berikan di ulang tahunnya yang Pertama,tapi itu pun kami sangat bersyukur dan Mensyukurinya dan itulah Rezeki kami sa'at itu.

Alhamdulillah kini Usianya mendekati Lima Tahun,kejadian itu tak terulang lagi dan alhamdulillah semakin bertambah usianya,semakin bertambah juga Rezeki yang kami Terima.Aamiin...

Note : Hanya sebuah Document dan File yang sudah berlalu,Thanks sudah sudi membacanya.


Friday, May 9, 2008

Lengkap sudah..

Kemaren siang,terasa lengkap sudah aku Menjadi Seorang Wanita dan Ibu dari Anak-anakku,benar-benar terharu...

Ini kali pertama aku Dapat Bingkisan dan sehelai kertas Ucapan d

ari Gadis Kecilku,sambil terucap kata-kata manis dari mulut Mungilnya..


"Happy Mother's day Ma,I love You..*



Duh berkaca-kaca dech air mataku,Bahagianya aku menjadi
Wanita.

Makasih ya Alloh..Kamu sudah

memberi dan menitipkan kepercayaan terhadap kami suatu harta yang tiada nilainya buat Kami,apalagi hari ini Gadis kecilku pulang sekolah memberi sebuah kejutan yang sebelumnya tak pernah terpikir dari benakku,karna selama ini aku hanya membaca Postingan teman-teman yang mereka dapat Suprise dari Buah hati mereka,tapi Kemaren dan tahun ini aku mendapatkan itu,Bahagianya Aku...



Sa'at ini aku menyadari dan Sedih,mungkin begitu juga perasaan ibu kita,jika diberi Seorang anaknya bingkisan,sa'at ini Aku Ingin memeluk Ibu yang sudah hampir 4 tahun aku tak ketemu dan mengucapkan sebuah Kata seperti yang di Ucapkan gadis Kecilku.


Ibu....
I love U Bu...
I miss U...





Hari ini hanya sebuah Kata yang bisa aku ungkapkan,yaitu



 "Happy Mother's day buat Ibu" dan serangkai Do'a "smoga Ibu sehat slalu dan slalu dalam lindungan Nya,aamiin allahumma aamiin..."



Dan Tak lupa juga aku mau Mengucapkan :





"Buat Semuanya,smoga kita bisa menjadi Ibu & Istri yang baik Buat Suami,Anak-anak dan keluarga,aamiin..."



Love,
yeni


Monday, April 14, 2008

Kilas Balik Kenangan Hampir Satu Tahun yang lalu..

Cerita berawal dari Juli 2006,aku positif Hamil anak kedua,Tiga bulan pertama kehamilanku,Aku tak bisa ngerjain apa-apa dan mencium bau masakanpun ngga bisa.


Bulan ini,hampir satu Tahun yang lalu dengan Bulan yang sama dan Minggu yang sama,masih begitu teringat dalam benak ku..
Masa-masa yang tak akan Terlupakan dalam Kehidupanku,sa'at betapa mulya nya Anugrah yang tak ternilai Harganya yang diberikan Alloh buat kita Seorang Wanita,Yaitu Mengandung,melahirkan dan Mengasuh serta membesarkan anak.

April tahun 2007 adalah Tahun Perjuanganku melahirkan Jagoan kami,yang Kelahirannya sunggung sulit untuk kita seorang Wanita Hadapi dan Wanita mana bisa menahan sakit selama 20 Jam,tapi Demi sang Buah hati perasaan sakit itu tak pernah ada dan dirasakan.

Cerita Kelahiran jagoan Kami,Jagoan kami berada didalam Rahimku genap berusia 9 bulan 10 hari dan menurut Dokter sini,itu sudah tak wajar dan harus dicari jalan keluarnya,sebenarnya kalau di tempat kita itu masih ukuran normal kehamilan usia seperti itu,tapi lain negara mungkin lain cara,yaitulah yang terjadi denganku sa'at itu.

Setelah Genap kehamilanku 9 bulan,kita disarankan setiap hari bolak balik  kunjungi Dokter untuk memastikan perkembangan dan Apakah sudah ada tanda-tanda untuk melahirkan. Sampai akhirnya genap ber usia 9 bulan 10 hari si Baby tak juga lahir,akhirnya Dokter memutuskan Aku harus di induksi,Wanita mana yang mau dan tega anaknya di keluarkan secara paksa,tapi mendengar alasan Dokter kenapa harus segra di keluarkan si bayi,ujungnya kita ikut dan jalani cara seperti itu.

Tepat tanggal 18 April 2007,kita ambil keputusan untuk Induksi,Hari ini jam
20.00 PM kita datang ke Hospital dan tepat jam 20.30 PM aku mulai masuk ruang Persalinan,selama diruangan ini tak pernah ada rasa takut,cemas ataupun sakit,yang ada adalah rasa Bahagia karna sebentar lagi akan bertemu dengan si Kecil yang baru.

Jam 22.00 PM ,Dokter mulai memasukkan alat buat merangsang si bayi biar terangsang untuk Keluar,dua jam setelah itu belum ada tanda-tanda akan melahirkan,tepat tiga  jam dari  induksi  keluarlah tanda -tanda itu dan timbul perasaan sakit yang semakin lama semakin sakit,tapi demi Gadis kecilku (Tasya) aku tak pernah mengeluh ataupun merintih kesakitan,Aku mencoba slalu untuk tersenyum karna sa'at itu dia ada disampingku menemaniku sampai pagi.

Tapi gimanapun juga,walaupun sekuat apapun kita pasti tak akan tahan dengan Rasa sakit seperti ini,Akhirnya jam 6.00 pagi karna benar-benar tak kuat lagi menahannya sakit,aku mintak dipasang epidural,tepat jam 8.00 AM,aku mulai dipasang epidural buat penghilang rasa sakit.

Jam berganti jam,penantianku tak juga berakhir sementara Badan sudah Lemas karna semaleman nggak tidur menahan Sakit,Tepat jam 17.09 akhirnya penantianku berakhir,keluarlah jagoan kecil yang Mungil dengan Berat badan 3.6 kg.

Sekarang,Dia sudah besar ,hampir satu tahun Usianya,Syukur Alhamdulillah perkembangannya Normal sebagai mana perkembangan Anak-anak biasanya.

Aku tak bisa me
mbayangkan gimana perasaanku sa'at itu melahirkan,menahan sakit tampa Keluarga,Ortu atau pun Mertua disampingku.Benar-benar sedih,jika dipikirkan.

Dan Begitu pulang keRumah,tak ada yang menyambut kedatangan Kita,apalagi ada Ortu yang mengurus Kita,duhhh..sedih kalau diingat,tapi dengan bersyukur semua itu sudah terlewati dan ternyata aku mampu melewati itu semua,sampai membesarkannya Tampa dikaping Ortu,Alhamdulillah..


Akhirnya Penantian menahan Sakit Selama 20 jam,perasaan sakit sa'at pemasangan Epidural dan rasa sakit sa'at melahirkan berakhir sudah dan perasaan itu sudah terobati,disa'at melihat Dia tumbuh dan berkembang,Apalagi setiap hari jam dan menit melihat perkembangannya.


Sekilas Cerita dan Pengalaman ku hampir Satu tahun yang lalu,melahirkan di LN.